Saturday, July 15, 2006

Nasehat Indah Ibnul Qoyyim


Barangsiapa tidak mengenal dirinya, mana mungkin dia mengenal penciptanya?. Ketahuilah, Allah telah meletakkan di dadamu singgasana untuk mengilmui Allah yang keagungan-Nya beristiwa’ padanya dan Allah dengan dzatnya istiwa’ di atas ‘Arsy-Nya, berbeda dengan mahklukNya. (Bagi Allah) perumpamaan yangg tinggi dalam mengetahuiNya, mencintaiNya, dan mentauhidkanNya beristiwa’ di atas ranjang hati, dan ranjang permadani ridho. Allah letakkan di sebelah kanan dan kirinya para penjaga syariatNya danperintah-perintahNya. Allah membukakan pintu menuju syurga rahmatNya, tenteram bersamaNya dan benar-benar berharap ingin bejumpa denganNya. Allah telah menurunkan hujan dengan siraman firman-firmanNya yang dengannya tumbuh wewangian dan pepohonan yang berbuah segala bentuk ketaatan seperti bertahlil, bertasbih, bertahmid dan mensucikan Allah. Allah menjadikan di tengah-tengah kebun tersebut pohon ma’rifah (pengetahuan) yang memberikan buah sepanjang masa dengan seijin dari Robbnya berupa cinta, bertaubat, takut bergembira dan berusaha mendekatkan diri kepaaNya. Allah mengalirkan dari (celah-celah) pohon tersebut berupa penggalian firman-firman Nya, memahaminya, dan mengamalkan segala wasiatNya. Dan Allah menggantugkan di dalam persinggahan tersebut, lentera yang meneranginya dengan cahaya pengetahuan dan dengan keimanan dan mentauhidkannya. (Lentera) itu bersambung dari pohon yang berbarokah dan mengandung minyak yang tidak diketahui ujung timur dan bratnya, hampir-hampir minyaknya akan menerangi walaupun tidak disentuh api. Kemudian Allah melingkarinya dengan pagar yang akan mencegah segala hama perusak yang akan masuk. Barangsiapa mengganggu kebun, niscaya mereka tidak akan sanggup dan Allah meletakkan penjaga dari kalangan Malaikat yang akan menjaganya baik diwaktu ia tertidur ataupun terjaga. Kemudian Allah mengingatkan pemilik kebun dan rumah tersebut untuk dia tinggal padanya dan selalu membersihkan tempat tinggalnya serta segala apa yang akan mengotorinya agar penghuninya ridho (untuk menempatinya). Ketika dia merasakan ada sesuatu yang mengotorinya dia berusaha untuk membersihkannya karena khawatir jika yang menempatinya itu (tidak) mau tinggal padanya. Aduhai betapa nikmatnya orang yang tinggal padanya dan tempat tinggal tersebut.(Al Fawa’id hal 190)

Saturday, July 08, 2006

Di mana ruhnya??

style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:lucida grande;" >Ikhwan-ikhwan maju ke dekat panggung, membuat lingkaran dan hey…itu kan tetanggaku, Bayu, dengan membawa bendera partai, membuat lingkaran dan berputar-putar bersama beberapa ikwan lainnya…”Hai mujahid muda, maju ke hadapan…”..suara koor ikhwah yang lain menggema memenuhi Gedung Darma Wanita…wajah-wajah sumringah dan teriakan Allahu Akbar semakin membahana seiring drum yang ditabuh smakin dinamis untuk bersimfoni dengan Izzatul Islam…

Episode itu sudah berlalu beberapa tahun yang lalu, saat aku masih menjabat Sekretaris DPC. Beberapa tahun kemudian, saat sibuk menyelesaikan amanah di Litbang Rohis kampus, akhwat-akhwat demam Seismic dengan Rembulan di Langit yang birunya, bahkan penjualan kasetnya saat Bazar laku keras, sampe mesen lagi juga. Musiknya pake gitar dan alunan piano…hmm..pantes ada temen yang ngajak dansa kalo denger…

Inget juga pas Bestari kluar, aku ikutin kontroversinya di majalah-majalah…hunting kasetnya sampe ke toko Fatahilah di dekat Masjid Kampus STAN Jakarta, tapi dah ga ada, …padahal pingin banget denger Jilbab Putih…tapi aku sudah ga’ sanggup bertahan di An Nisa Voice lama-lama nih…gara-gara ga bisa cari tempat yang menurutku aman, ku kira setiap dinding benar-benar bertelinga aja…

Duh, beda banget ya..Cuma selang beberapa tahun aja aku sudah kesulitan menemukan ruh syair yang dulu sempat menggetarkan dadaku macam The Zikr, Qotrunnada,Suara Persaudaraan de el el…Bahkan ada akhwat yang nervous jika denger nasyid selain Ruhul
Jadid..”ga mau…ga mau…ganti murotal aja..”gitu commentnya saat tahu ada akhwat yang mo setel Cintanya the Fikr.
images

images


Glittery texts by bigoo.ws


Ada apa ya…?Mengapa ga ngefek jika denger Roihan, Robbani,Gradasi ..yang ada malah kesan musik “teng tererereng tengteng teng teng tereng…”untuk Alhamdulillahnya Opick duet bareng Ananda. Sense bermusik q yang sudah mati…atau??? Atau…?Atau…?

Alhamdulillah..dah mampir:mahluq bernyawa..semoga da kesan

Ghuroba': July 2006 www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws

Glittery texts by bigoo.ws